Nasihat

Nasihat Penting Bagi Penuntut Ilmu

Di akhir perbincangan yang berlangsung antara Syaikh Abdulmuhsin al-Badr –hafizhahullah– dengan pengelola situs alssunnah.com , Syaikh diminta untuk memberikan bingkisan berharga berupa nasihat penuh manfaat bagi para pembaca situs alssunnah.com. Maka Syaikh pun memberikan lima poin nasihat yang sangat-sangat penting bagi para penuntut ilmu, yang nasihat tersebut harus benar-benar direalisasikan bagi siapa saja penuntut ilmu yang ingin berhasil dalam menuntut ilmu.

Dalam perbincangan tersebut Syaikh –hafizhahullah– memberikan nasihat dengan berkata: Lanjutkan membaca “Nasihat Penting Bagi Penuntut Ilmu”

Manhaj, Nasihat

Penuntut Ilmu, Bertakwalah..!!!

“…Sesungguhnya ketakwaan adalah asas kebaikan seorang penuntut ilmu dan tanda bahwa dia bisa mengambil faidah dari ilmu yang dipelajarinya. Karena termasuk sebab terbesar untuk merealisasikan pencarian ilmu syar’i yang shahih yang diambil dari al-Kitab dan as-Sunnah adalah takwa kepada Allah.

وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ

“Bertakwalah kamu kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan ilmu kepadamu.” (al-Baqarah: 282)

Sebagian orang yang menisbatkan diri kepada ilmu — dan kita merasa khawatir termasuk ke dalamnya — menyia-nyiakan waktu dalam hal yang tidak berfaidah, seperti qiila wa qoola (isu, desas-desus) dan perkataan kosong yang bisa menjauhkan dari Allah dan mengeraskan hati. Lanjutkan membaca “Penuntut Ilmu, Bertakwalah..!!!”

Manhaj

Sikap Penuntut Ilmu Terhadap Masalah yang Diperselisihkan

Oleh: Al-Lajnah ad-Da`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyah wal Ifta`

Pertanyaan:
Ketika kami membaca kitab-kitab fikih, sering kami mendapati permasalahan yang ada banyak pendapat tentangnya. Bagaimanakah sikap seorang penuntut ilmu terhadap hal tersebut, dan bagaimana sikapnya jika disebutkan suatu permasalahan tanpa dalil?

Jawaban:
Jika penuntut ilmu itu layak untuk mentarjih (menguatkan salah satu pendapat), dan dia mampu untuk memilih pendapatnya dengan dalilnya, maka hal itu boleh baginya. Jika dia tidak layak untuk hal tersebut, maka dia bertanya kepada orang yang dipercaya ilmunya.
Wa billahit taufiq wa shollallohu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shohbihi wa sallam.

Al-Lajnah ad-Da`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyah wal Ifta`

Ketua: Abdulaziz bin Abdillah bin Baz
Wakil Ketua: Abdurrozzaq Afifi
Anggota: Abdulloh bin Ghudayyan
Anggota: Abdulloh bin Qu’ud

Fatwa al-Lajnah ad-Da`imah (32) Juz (12/93)

Sumber artikel (berbahasa arab):
http://www.islamancient.com/fatawa,item,229.html

Tazkiyatun nafs

PERHATIKAN AMALAN HATI

Oleh: Syaikh Kholid bin Ali al-Musyaiqih – hafizhohulloh -.

الحمد لله والصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين ، أما بعد

Sesungguhnya amalan teragung yang hendaknya sangat diperhatikan oleh seorang muslim, lebih khusus seorang penuntut ilmu, adalah amalan-amalan hati. Karena hati adalah porosnya amalan badan. Oleh karena itulah Nabi – shollallohu ‘alaihi wa sallam – bersabda,

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى

“Sesungguhnya amalan-amalan itu dengan niat-niat, dan seseorang hanyalah mendapatkan yang dia niatkan.”

Dan para ulama pun telah memberikan perhatian terhadap amalan-amalan hati. Mereka telah menulis berbagai karya tulis tentangnya. Maka sudah selayaknya bagi seorang penuntut ilmu untuk melihat dan memperhatikan hatinya, karena sebagaimana sabda Nabi – shollallohu ‘alaihi wa sallam

إن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا وهي القلب

“Sesungguhnya dalam tubuh ini ada segumpal daging, jika baik maka baiklah seluruh tubuh, dan jika rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, dia adalah hati.”
Lanjutkan membaca “PERHATIKAN AMALAN HATI”