Nasihat, Tazkiyatun nafs

Nasihat Dari Hati ke Hati tentang Hati

Ibnul Qayyim –rahimahullah– adalah salah seorang ulama besar yang telah banyak berbicara tentang hati. Berikut ini adalah beberapa untaian kalimat Imam Ibnul Qayyim –rahimahullah– tentang hati, yang tertuang dalam salah satu bukunya al-Fawaid. Semoga kalimat-kalimat ini bisa memberikan manfaat besar kepada kita semua.

Imam Ibnul Qayyim –rahimahullah– berkata:  Lanjutkan membaca “Nasihat Dari Hati ke Hati tentang Hati”

Nasihat, Tazkiyatun nafs, Ubudiyah

Cara Menggapai Kelezatan Beribadah

Oleh: Syaikh Abdulaziz bin Baz – rahimahullah –
Pertanyaan:
Apa penyebab hilangnya kelezatan dalam ibadah, dan bagaimana solusi praktis untuk mengatasinya?

Jawaban:
بسم الله الرحمن الرحيم: الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه أما بعــد

Tidak ragu bahwa ibadah kepada Allah ‘Azza wa Jalla memiliki kelezatan yang sangat agung dalam hati seorang mukmin dan mukminah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وجعلت قرة عيني في الصلاة
“Dan telah dijadikan penenang hatiku ada pada shalat”
Lanjutkan membaca “Cara Menggapai Kelezatan Beribadah”

Tazkiyatun nafs

Selamatkan Hati Dari 5 Perkara

Ibnul Qoyyim —rohimahulloh— berkata, “Tidak akan sempurna keselamatan sebuah hati secara mutlak, sehingga dia selamat dari lima perkara:
1. Kesyirikan yang bertentangan dengan tauhid,
2. Kebid’ahan yang menyelisihi sunnah,
3. Syahwat yang menyelisihi perintah,
4. Kelalaian yang bertentangan dengan dzikir,
5. Hawa nafsu yang bertentangan dengan sikap ikhlas.
Lima perkara ini adalah hijab-hijab (yang menutupi hati) dari Alloh. Dan masing-masing perkara di atas membawahi cabang-cabang yang mengandung banyak satuan tak terhitung.”

[Ad-Daa` wad Dawaa`, cet. Dar ‘Alamil Fawaid, hlm. 283]

Download, Tazkiyatun nafs

PENYAKIT HATI DAN OBATNYA (e-book)

Seorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir tentu akan memperhatikan amalan-amalannya. Dia akan senantiasa berusaha memperbagus amalan-amalannya, sehingga dia benar-benar ditulis oleh Allah sebagai orang yang bersyukur atas kenikmatan-kenikmatan yang telah diberikan kepadanya.

Maka ketahuilah, – semoga Allah senantiasa membimbing kita kepada kebaikan – bahwa semua kebaikan bergantung kepada hati yang ada dalam dada. Rasulullah – shollallohu ‘alaihi wa sallam – bersabda,

ألاَ وَإنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَت صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، ألاَ وَهِيَ القَلْبُ

“Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad ini ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka seluruh jasad pun akan menjadi baik. Dan jika segumpal daging itu rusak, maka seluruh jasad pun akan menjadi rusak. Ketahuilah, bahwa segumpal daging itu adalah hati.” [Riwayat al-Bukhari (1/19) dan Muslim (1219) dari Nu’man bin Basyir]

Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani – rohimahulloh – berkata,
“Beliau mengkhususkan hati dengan hal tersebut karena hati adalah pemimpin badan. Dengan baiknya pemimpin, maka rakyat akan menjadi baik, dengan rusaknya pemimpin, rakyat pun menjadi rusak. Dan dalam hadits ini terdapat peringatan untuk mengagungkan kedudukan hati dan anjuran untuk memperbaikinya…” [Fathul Bari Syarh Shahih al-Bukhari dalam Kitab al-Iman Bab Fadhli Man Istabra`a Lidinihi]

Untuk lebih mengenal tentang hati, penyakit dan obatnya, silahkan download artikel berikut di sini.
Semoga bermanfaat…

Tazkiyatun nafs

PERHATIKAN AMALAN HATI

Oleh: Syaikh Kholid bin Ali al-Musyaiqih – hafizhohulloh -.

الحمد لله والصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين ، أما بعد

Sesungguhnya amalan teragung yang hendaknya sangat diperhatikan oleh seorang muslim, lebih khusus seorang penuntut ilmu, adalah amalan-amalan hati. Karena hati adalah porosnya amalan badan. Oleh karena itulah Nabi – shollallohu ‘alaihi wa sallam – bersabda,

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى

“Sesungguhnya amalan-amalan itu dengan niat-niat, dan seseorang hanyalah mendapatkan yang dia niatkan.”

Dan para ulama pun telah memberikan perhatian terhadap amalan-amalan hati. Mereka telah menulis berbagai karya tulis tentangnya. Maka sudah selayaknya bagi seorang penuntut ilmu untuk melihat dan memperhatikan hatinya, karena sebagaimana sabda Nabi – shollallohu ‘alaihi wa sallam

إن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا وهي القلب

“Sesungguhnya dalam tubuh ini ada segumpal daging, jika baik maka baiklah seluruh tubuh, dan jika rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, dia adalah hati.”
Lanjutkan membaca “PERHATIKAN AMALAN HATI”