Hukum Wanita Memandang Laki-laki

Wahai Fadhilatusy Syaikh, Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.
Apakah seorang wanita mendapatkan dosa ketika melihat kepada kaum laki-laki, baik secara langsung ataupun melalui televisi?

Jawaban:
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam. Aku bershalawat dan mengucapkan salam kepada nabi kita Muhammad, juga kepada keluarga beliau, dan para sahabatnya seluruhnya.

Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh.
Amma ba’du.

Wanita yang melihat kepada laki-laki tidak lepas dari beberapa keadaan: Continue reading “Hukum Wanita Memandang Laki-laki”

Iklan

Fikih Ringkas tentang Adzan (e-Book)

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga beliau, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

Shalat adalah ibadah amaliah terpenting dalam agama Islam karena kedudukannya sebagai rukun Islam kedua setelah syahadat. Shalat diwajibkan oleh Allah untuk dilaksanakan pada waktu-waktu yang telah ditetapkan, sebagaimana Allah ta’ala telah berfirman,
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا
“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu (kewajiban) atas orang-orang yang beriman yang telah ditentukan waktunya.” (an-Nisa: 103)

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan penjelasan yang gamblang tentang waktu untuk setiap shalat wajib itu, kapan mulainya dan kapan berakhirnya. Disamping itu, Allah juga telah mensyariatkan adanya adzan sebagai seruan bagi kaum muslimin untuk dijadikan sebagai tanda bahwa telah masuk waktu untuk melaksanakan shalat wajib.
Continue reading “Fikih Ringkas tentang Adzan (e-Book)”

Bolehkah Mengqadha Shalat Sunah Rawatib

Bolehkah kita mengqadha shalat sunah rawatib jika suatu saat kita meninggalkannya?

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin –rohimahullah- berkata:

Barangsiapa terlewat sebagian dari sholat rawatib, maka disunahkan baginya untuk mengqadhanya, dengan syarat hal itu disebabkan karena ‘udzur.

Dalilnya adalah Continue reading “Bolehkah Mengqadha Shalat Sunah Rawatib”

Hukum Kencing Berdiri

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalihi al-Utsaimin -rahimahullah-

س127: ما حكم البول قائماً؟

الجواب: البول قائماً يجوز بشرطين:

أحداهما: أن يأمن من التلوث بالبول .

الثاني: أن يأمن من أن ينظر أحد إلى عورته .

Continue reading “Hukum Kencing Berdiri”

Bolehkah memberikan daging kurban kepada orang kafir?

Bolehkah memberikan daging kurban kepada orang kafir?

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin –rahimahullah– berkata:
Boleh bagi seseorang untuk memberi orang kafir dari daging kurban sebagai sedekah, dengan syarat orang kafir tersebut bukan termasuk orang yang memerangi kaum muslimin. Jika dia termasuk orang yang memerangi kaum muslimin, maka tidak boleh diberi sedikit pun, berdasarkan firman Allah, Continue reading “Bolehkah memberikan daging kurban kepada orang kafir?”

Warisan Kakek Untuk Cucu Yang Telah Mati Orang tuanya

Fatwa Syaikh Abdulaziz bin Baz —rohimahulloh

Pertanyaan:
Ada seorang yang meninggal dunia sebelum orang tuanya, dan dia meninggalkan beberapa anak. Apakah anak-anak ini memiliki hak warisan dari peninggalan kakek mereka setelah kakek itu meninggal dunia sebagaimana halnya jika  orang tua mereka masih hidup? Continue reading “Warisan Kakek Untuk Cucu Yang Telah Mati Orang tuanya”

Apakah Pelaku Bunuh Diri Disholati?

Fatwa Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin —rohimahulloh

Pertanyaan:
Semoga Alloh memberkati Anda. Apakah pelaku bunuh diri disholatkan dan dimandikan?

Jawaban:
Pelaku bunuh diri —wal ‘iyaadzu billa— telah membunuh dirinya dengan sengaja tanpa hak. Perbuatan bunuh diri itu merupakan tindak kebodohan. Karena dengan perbuatannya itu dia menyangka akan bisa terlepas dari berbagai ujian dan kesempitan yang menimpanya. Akan tetapi dia sesungguhnya beralih menuju keadaan yang lebih sempit dan ujian yang lebih berat lagi. Ibaratnya, bagaikan seorang yang mencari perlindungan dengan api, dari panasnya tanah yang terkena terik matahari.

Continue reading “Apakah Pelaku Bunuh Diri Disholati?”