alBamalanjy

alBamalanjy

Albamalanjy adalah nisbah (penyandaran) kepada kota Pemalang, dimana kota tersebut tempat ana dilahirkan. Penyandaran ini bukan bermaksud untuk ta’ashshub kepada suku atau asal kelahiran, namun ini hanyalah sebagai pengenal semata. Sebagaimana para ulama terdahulu juga tidak mengingkarinya. Kita lihat sebagai contoh Imam al-Bukhory sebagai nisbah kepada kota Bukhoro, Imam an-Nawawy sebagai nisbah kepada kota Nawa, Imam Muslim an-Naisabury sebagai nisbah kepada kota Naisabur dan contoh-contoh lain yang sangat banyak.

Berkenaan dengan nisbah (penyandaran), sering kita mendengar kata-kata sunny (nisbah kepada sunnah atau ahlus sunnah) dan kata-kata salafy (nisbah kepada generasi terdahulu dari umat islam yang sholih) atau atsary (nisbah kepada atsar, yaitu riwayat-riwayat yang datang dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam dan para shohabat rodhiyallohu ‘anhum). Maka sebagaimana kita boleh menisbatkan diri kepada sunnah (sunny), begitu pula kita boleh menisbatkan diri kepada generasi terdahulu (salafy) atau kepada atsar (atsary). Karena pada hakikatnya, itu semua (assunnah, assalafush sholih dan al-atsar) menunjukkan kepada hal yang satu yaitu islam yang murni sebagaimana diturunkan kepada Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam dan diajarkan kepada para shohabat rodhiyallohu ‘anhum.

Namun satu hal yang harus kita perhatikan, penisbatan, penyandaran dan pengakuan tidak akan bermanfaat jika tidak dibarengi dengan realisasi yang sebenarnya. Maksudnya, ketika kita menisbatkan kepada assunnah, assalafush sholih dan al-atsar, maka hendaknya kita benar-benar berusaha mengikuti jalan mereka, dalam segala hal. Dalam segala hal, baik manhaj, aqidah, ibadah, muamalah, akhlak, berpolitik, dakwah dan sebagainya.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang nama albamalanjy, semoga bisa memberikan manfaat dan gambaran tentang blog ini. Wallohul Musta’aan