Sikap Penuntut Ilmu Terhadap Masalah yang Diperselisihkan

Oleh: Al-Lajnah ad-Da`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyah wal Ifta`

Pertanyaan:
Ketika kami membaca kitab-kitab fikih, sering kami mendapati permasalahan yang ada banyak pendapat tentangnya. Bagaimanakah sikap seorang penuntut ilmu terhadap hal tersebut, dan bagaimana sikapnya jika disebutkan suatu permasalahan tanpa dalil?

Jawaban:
Jika penuntut ilmu itu layak untuk mentarjih (menguatkan salah satu pendapat), dan dia mampu untuk memilih pendapatnya dengan dalilnya, maka hal itu boleh baginya. Jika dia tidak layak untuk hal tersebut, maka dia bertanya kepada orang yang dipercaya ilmunya.
Wa billahit taufiq wa shollallohu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shohbihi wa sallam.

Al-Lajnah ad-Da`imah lil Buhuts al-‘Ilmiyah wal Ifta`

Ketua: Abdulaziz bin Abdillah bin Baz
Wakil Ketua: Abdurrozzaq Afifi
Anggota: Abdulloh bin Ghudayyan
Anggota: Abdulloh bin Qu’ud

Fatwa al-Lajnah ad-Da`imah (32) Juz (12/93)

Sumber artikel (berbahasa arab):
http://www.islamancient.com/fatawa,item,229.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s