JAMAK SHOLAT JUM’AT DAN ASHAR

Oleh Syaikh Kholid bin Ali al-Musyaiqih – hafizhohulloh

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum. Semoga Alloh memberkahi Anda wahai Syaikh Kholid. Apakah boleh menjamak antara dua sholat, jum’at dan ashar bagi seorang musafir?

Jawaban:
Alhamdulillah wash- sholatu was salaam ‘ala Rosulillah wa’ala Alihi wa Shohbihi ajma’in. Wa ba’du.
Permasalahan ini adalah permasalah yang diperselisihkan para ulama. Dan pendapat yang benar tentangnya adalah, bahwa sholat jum’at adalah sholat yang tersendiri dengan dzatnya, bukan sholat zhuhur yang diringkas, bukan pula pengganti dari sholat zhuhur.

Yang menunjukkan bahwa sholat jum’at adalah sholat tersendiri yaitu, karena sholat ini menyendiri dengan kekhususan-kekhususan yang tidak dimiliki oleh segenap sholat yang ada. Ibnul Qoyyim – rohimahulloh – menyebutkan tiga puluh tiga kekhususan di antara berbagai kekhususan hari jum’at. Sedangkan as-Suyuthi – rohimahulloh – (menyebutkannya) sampai seratus kekhususan. Dan beliau memiliki satu risalah yang berjudul “al-Lum’ah fi Khosho`ish Yaumil Jumu’ah.” Ibnul Qoyyim – rohimahulloh – juga menyebutkan bahwa termasuk petunjuk Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam adalah pengagungan terhadap hari jum’at dan pengkhususannya dengan berbagai ibadah yang khusus dilakukan pada hari jum’at, bukan hari yang lain.

Inilah di antara dalil yang digunakan banyak para ulama untuk menunjukkan bahwa tidak sah penjamakan antara sholat jum’at dengan sholat ashar. Karena jamaknya ashar hanyalah ada bersama sholat zhuhur. Sedangkan sholat jum’at bukanlah sholat zhuhur, akan tetapi dia adalah sholat tersendiri. Dan tidak datang (suatu dalil tentang adanya) jamak pada sholat jum’at. Maka seorang musafir dan orang yang sakit, tidak menjamak sholat ashar bersama sholat jum’at.

Sumber artikel (berbahasa arab):
http://www.almoshaiqeh.com/index.php?option=com_ftawa&task=view&id=32083&catid=&Itemid=35

2 thoughts on “JAMAK SHOLAT JUM’AT DAN ASHAR

  1. Jadi bila sholat Jum’at tidak bisa dijamak dengan Asr, lalu dapatkah sholat Asr itu dilakukan setelah sholat jum’at sendirian (4 raka’at)? Kalau dapat, lalu bagaimana lafazh niatnya andainyapun sholat Asr itu bisa di qoshor? Jazhakallah khayran.

  2. Saya sependapat bahwa sholat Jum’at tidak boleh dijamak dengan sholat Ashar.
    Kalau mau jamak ya tinggalkan jumatnya atau tetap Jumatan tetapi sholat asharnya diqoshor.
    Masih banyak kaum kita yang menjamak Jum’at dengan sholat ashar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s