Download: Buku Penjelasan Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah

Alhamdulillah, hanya dengan kemudahan dari Allah sebuah buku kecil telah selesai diterjemah.

Buku kecil ini menjelaskan akidah ahlussunnah wal jamaah secara global dan ringkas. Ditulis oleh Syaikh Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani – semoga Allah menjaga beliau.

Kitab berbahasa arab dari buku ini berjudul:

بيان عقيدة أهل السنة والجماعة ولزوم اتباعها

Bayaan Aqidah Ahlissunnah wal Jama’ah wa Luzum Ittiba’iha.

Semoga Allah memberikan pahala yang banyak bagi penulisnya, penerjemahnya, dan siapa saja yang menyebarkannya. Aamiiin…

Link Download: penjelasan-akidah-FULL-OK

cover

daftarisi

Hukum Wanita Memandang Laki-laki

Wahai Fadhilatusy Syaikh, Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.
Apakah seorang wanita mendapatkan dosa ketika melihat kepada kaum laki-laki, baik secara langsung ataupun melalui televisi?

Jawaban:
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam. Aku bershalawat dan mengucapkan salam kepada nabi kita Muhammad, juga kepada keluarga beliau, dan para sahabatnya seluruhnya.

Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh.
Amma ba’du.

Wanita yang melihat kepada laki-laki tidak lepas dari beberapa keadaan: Continue reading “Hukum Wanita Memandang Laki-laki”

Download: Tathayur, Anggapan Sial (Kajian Bahasa Jawa)

Menganggap sial terhadap hari-hari tertentu, tempat-tempat tertentu, atau kejadian-kejadian tertentu dinamakan dalam syariat ini dengan istilah tathayur atau thiyarah. Dan ini termasuk perkara yang tidak dibolehkan dalam syariat ini, karena pada hakikatnya Allah tidaklah menjadikan kesialan-kesialan atau bahaya-bahaya terkait dengan perkara-perkara tersebut.

Kajian berbahasa jawa yang disampaikan oleh Ustadz Abu Khonsa – hafizhahullah – berikut ini akan menjelaskan permasalahan ini, permasalahan tathayur, dan menjelaskan bahwa hakikatnya hal itu termasuk salah satu bentuk kesyirikan kepada Allah.

Judul Kajian: Tathayur (anggapan sial)

Pembicara: al-Ustadz Abu Khonsa — hafizhohulloh —

Jenis File: MP3

Ukuran File: 18.8MB

Silahkan Download dengan mengklik judul kajian di bawah ini: Continue reading “Download: Tathayur, Anggapan Sial (Kajian Bahasa Jawa)”

Download: Tabaruk (Kajian Bahasa Jawa)

Alhamdulillah… setelah lama tidak upload kajian atau ceramah berbahasa jawa, hari ini kami bisa kembali upload kajian/ ceramah berbahasa jawa yang disampaikan oleh Ustadz Abu Khonsa – hafizhahullah -.

Kali ini kajian yang kami suguhkan bertemakan tentang “Tabaruk”.

Judul Kajian: Tabruk (ngalap berkah)

Pembicara: al-Ustadz Abu Khonsa — hafizhohulloh —

Jenis File: MP3

Ukuran File: 11.3 MB

Silahkan download dengan mengklik judul kajian di bawah ini:  Continue reading “Download: Tabaruk (Kajian Bahasa Jawa)”

Akhlak Adalah Anugrah

Dari Abdullah bin Mas’ud – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata, “Sesungguhnya Allah ta’ala membagi di antara kalian akhlak-akhlak kalian sebagaimana Dia membagi rezeki kalian di antara kalian.” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad 275)

Maka akhlak adalah pemberian, pembagian, dan anugrah dari Allah. Maka (Allah) Yang memberi rezeki, Dia pula yang memberi akhlak.

Ibnul Qayyim – rahimahullah – dalam al-Furusiyah (hlm. 499) berkata, “Sesungguhnya akhlak adalah pemberian dari Allah. Dia memberikan apa yang Dia kehendaki dari akhlak-akhlak itu kepada siapa saja yang Dia kehendaki.”

Oleh karenanya, sebagaimana dituntut dua hal yang harus ada dalam pencarian rezeki, (yaitu);
pertama: bersandar kepada Allah dan tawakal kepada-Nya,
kedua: berusaha mencari rezeki dari cara-cara yang disyariatkan dan dibolehkan.
Maka demikian pula dalam permasalahan akhlak ini, dituntut untuk bersandar kepada Allah untuk mendapatkan anugrah berupa akhlak dan adab yang mulia, disertai dengan usaha dan kesungguhan jiwa untuk mewujudkannya. Dan taufik hanyalah dengan pertolongan Allah saja.

http://al-badr.net/muqolat/3048

Perjalanan Ruh Saat Kematian

Imam Ahmad dalam Musnad-nya berkata, Abu Mu’awiyah menceritakan kepada kami, dia berkata, al-A’masy menceritakan kepada kami dari Minhal bin Amr dari Zadan dari al-Bara bin Azib – radhiyallahu ‘anhu – , dia berkata:

Kami keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengiringi jenazah seorang Anshar. Kami pun sampai ke kuburan dan liang lahad belum selesai digali. Maka Rasulullah – shallallahu ‘alaihi wa sallam – duduk, dan kami pun duduk di sekitar beliau seakan-akan di kepala-kepala kami terdapat burung. Beliau memegang potongan ranting yang beliau pukul-pukulkan pada tanah. Lalu beliau mengangkatkan kepalanya dan berkata,

“Berlindunglah kalian kepada Allah dari siksaan kubur.” beliau mengatakan dua kali atau tiga kali.

Kemudian beliau bersabda,

Continue reading “Perjalanan Ruh Saat Kematian”

Haruskah Sama Antara Dunia dan Akhirat?

Alhamdulillah, banyak manusia yang menyadari bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara. Mereka tahu bahwa mereka akan kembali ke kampung akhirat, sehingga mereka pun melakukan usaha mengumpulkan bekal menuju akhirat.

Hanya saja, di antara sekian banyak manusia yang sadar atau mengetahui akan hal ini, masih ada saja yang hatinya tertawan dengan dunia dan perhiasannya. Sehingga, seolah-olah dunia menjadi tujuan utama mereka, padahal mereka tahu dan sadar bahwa mereka akan kembali ke akhirat. Memang mereka sudah melakukan usaha berbekal menuju akhirat, namun karena mereka salah memosisikan akhirat terhadap dunia, mereka tetap saja lebih mengutamakan dunia atas akhirat.

Sebagian orang lain yang memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap khidupan akhirat berusaha menjadikan akhirat seimbang (sama persis) dengan dunia. “Kita hidup itu harus seimbang antara dunia dan akhirat. Dunia iya, akhirat juga iya, fifty-fifty (50% – 50%)” demikian seolah-olah prinsip hidupnya berbicara.

Pembaca yang dirahmati Allah, jika kita telah mengetahui tidak benarnya prinsip hidup yang melebih utamakan dunia atas akhirat, lalu bagaimana dengan prinsip hidup yang menyatakan dunia akhirat fifty-fifty?

Continue reading “Haruskah Sama Antara Dunia dan Akhirat?”