Archive for Juli 2009
PERKATAAN, ‘Fulan berpindah ke sisi Allah’
Oleh: Syaikh Abdurrahman bin Nashir al-Barrak – hafizhohulloh.
Pertanyaan:
Apa hukum perkataan orang-orang, “Fulan telah berpindah ke sisi (jiwaar) Robbnya?”
Jawaban:
Alhamdulillah, wa ba’du:
Perkataan sebagian orang, “Fulan telah berpindah ke sisi Robbnya atau ke sisi Alloh,” adalah perkataan yang tidak boleh diucapkan. Karena kata ‘al-jiwar’ diambil dari kata ‘al-jaar’. Sedangkan ‘al-jaar’ terkadang maknanya adalah yang sesuatu tempatnya dekat. Terkadang pula bermakna yang mencari perlindungan dari yang lain. Maka jika dikatakan, ‘Fulan berpindah ke sisi Alloh’ berarti maknanya adalah dia menjadi tetangga bagi Alloh, dengan tinggal di surga. Dan ini adalah persaksian bahwa dia pasti mendapat surga. Atau maknanya, dia berada di sisi Alloh dan Alloh melindunginya dari neraka. Makna ini adalah konsekuensi dari makna yang pertama. Dan pada umumnya, orang-orang (yang mengucapkaannya) menghendaki makna yang pertama. Yang semisal dengan perkataan ini, adalah perkataan mereka, “Fulan telah berpindah atau berpulang ke rahmatulloh.” Kecuali jika perkataan ini dikaitkan dengan kehendak (yakni, jika mengucapkannya dengan insyaAlloh, maka tidak mengapa – pen). Dan yang lebih baik dari itu adalah mendoakan ampunan untuknya, rahmat, keselamatan dan kemenangan dengan menggapai surga. Wallohu a’lam.
Sumber: http://albrrak.net/index.php?option=com_ftawa&task=view&id=33067&catid=&Itemid=35
ANTARA MENUNTUT ILMU DAN MENIKAH
Oleh: Syaikh Kholid bin Ali al-Musyaiqih – hafizhohulloh.
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh. Semoga Alloh berbuat kebaikan kepada Anda wahai Syaikh.
Wahai Syaikh, saya sekarang berada pada awal permulaan jalan menuntut ilmu. Dan karena melihat berbagai fitnah pada zaman kita ini, jiwaku berkeinginan untuk menikah. Apakah pernikahan akan berpengaruh kepada tholabul ilmi, sedangkan saya sekarang berumur dua puluh satu tahun? Apa nasihat Anda kepadaku, apakah saya terus maju untuk menikah ataukah menunggu sampai saya memperoleh bagian dari ilmu? Semoga Alloh memberkati Anda.
Jawaban:
Alhamdulillah, wash-Sholatu was salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala Alihi wa Shohbihi ajma’in. Baca entri selengkapnya »
BERITA DUKA
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (١٥٥) الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (١٥٦) أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ (١٥٧)
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan sesungguhnya kita hanya akan kembali kepada-Nya). Mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
Telah berpindah ke rahmat Alloh ta’ala, Syaikh kami, Panutan kami, Orang tua kami, asy-Syaikh Abdulloh bin Abdirrohman bin Jibrin pada jam 2 siang hari senin 20 Rajab 1430 H. Beliau akan disholatkan pada siang hari selasa 21 Rajab 1430 H di (masjid) Jami’ al-Imam Turki bin Abdillah (al-Jami’ al-Kabir) di Riyadh. Dan beliau akan dimakamkan di pekuburan al-Aud.
Kami memohon kepada Alloh agar mencurahkan rahmat-Nya kepada beliau, dan membalas beliau dari kaum muslimin dengan sebaik-baik balasan. Dan menjadikan beliau bersama para malaikat di surga firdaus yang paling tinggi. Sesungguhnya Dia Yang mengurusi hal itu dan Yang berkuasa atasnya.
inna lillahi wa inna ilaihi roji’un
Kantor Syaikh Abdulloh al-Jibrin
Senin 20 Rajab 1430 H (13 Juli 2009 M)
